Rupiah Kuat Dikhawatirkan Eksportir, Begini Respons Gubernur BI Perry Warjiyo

Muhammad Aulia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto: iNews.id)

"Ekspor komoditas ini bagus karena memang permintaannya naik (maka) harganya naik, jadi permintaan ekspor untuk komoditas naik. Lalu ekspor manufaktur juga terbantu dengan penguatan Rupiah karena manufaktur butuh impor. Dengan impor yang lebih baik, produksinya semakin baik, ekspor manufakturnya juga akan meningkat," ucap Perry.

Selain itu, Perry juga menjelaskan penguatan rupiah dapat membantu produksi dan investasi di dalam negeri. Hal ini disebabkan karena penguatan Rupiah akan mendorong investasi di dalam negeri yang nantinya akan pertumbuhan ekonomi.

"Secara keseluruhan, dampak dari penguatan nilai tukar (Rupiah) itu positif terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Perry.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Polisi Ungkap Cacahan Rp100.000 di TPS Liar Bekasi Uang Cetakan Lama BI

Nasional
8 hari lalu

Thomas Djiwandono Sowan ke Bos BI usai Terpilih Jadi Deputi Gubernur

Nasional
10 hari lalu

Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Janji Jaga Independensi

Nasional
10 hari lalu

Breaking News: Paripurna DPR Setujui Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal