Rusia Bantah Gagal Bayar Utang, Begini Penjelasan Kremlin

Aditya Pratama
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov. (Foto: Reuters)

Ketika pengabaian Amerika Serikat (AS) berakhir dan Uni Eropa memberikan sanksi kepada National Settlement Depository (NSD), lembaga kliring barat Euroclear dan Clearstream versi Rusia. Pekan lalu Moskow membayar kupon berikutnya dalam mata uang valas dalam rubel. 

Presiden Vladimir Putin memerintahkan bahwa kewajiban utang akan dianggap terpenuhi setelah pembayaran rubel sama dengan jumlah valas yang harus dibayar. Pemegang obligasi perlu membuka rekening di bank Rusia untuk menerima pembayaran.

Moskow tidak akan memblokir konversi pembayaran menjadi valas dan transfernya ke luar negeri, tetapi investor perlu mengatakan secara tertulis bahwa mereka tidak memiliki klaim terhadap Rusia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
9 jam lalu

Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

22 jam lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

23 jam lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

4 hari lalu

Ini Isi RUU Sanksi untuk Rusia yang Disahkan DPR AS, Bisa Incar Negara Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal