RUU PDP Segera Disahkan, Pengamat: Data Pribadi Bakal Jadi Mata Uang Baru

Ikhsan Permana SP
Data pribadi dapat menjadi mata uang baru (new currency) di era big data saat ini. (Foto/Ilustrasi: dok INews)

Dia mengungkapkan, apabila dibaca dari draft RUU PDP, kiblatnya mengarah pada GDPR (general data protection regulation). Secara umum, GDPR sudah cukup bagus, namun perlu penyesuaian dengan kondisi lokal, lebih futuristik dan juga sanksi yang lebih tegas. 

"Sebab, Indonesia merupakan negara dengan pengguna internet, ponsel dan media sosial yang sangat besar, sehingga bilamana ada kebocoran atau penyalahgunaan data pribadi, maka dampaknya juga lebih besar,” tutur Heru.

Sebagai informasi, berdasar data We are Social di 2022 ini, pengguna internet Indonesia mencapai 204,7 juta, pengguna ponsel 370,1 juta dan pengguna aktif media sosial berjumlah 191,4 juta.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Purbaya Sebut Rupiah Lebih Tangguh dari Negara Tetangga, Tegaskan Fondasi Ekonomi Kuat

Nasional
4 hari lalu

KPK Sita Uang Rp2 Miliar dan Logam Mulia terkait Kasus Suap Impor Barang Bea Cukai

Nasional
12 hari lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.105 per Dolar AS 

Nasional
2 bulan lalu

Mahfud MD Desak DPR Segera Rampungkan RUU Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal