Saham syariah mengalami pertumbuhan sepanjang 2021, di mana rata-rata nilai transaksi harian saham syariah tembus Rp7 triliun. (foto: dok. iNews.id)
Dinar Fitra Maghiszha

JAKARTA, iNews.id - Kinerja saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pertumbuhan signifikan sepanjang 2021. Meski masih berjalan di tengah pandemi Covid-19, sejumlah emiten syariah menunjukkan performa cemerlang.

Berdasarkan data Pasar Modal Syariah, dikutip Jumat (31/12/2021), rata-rata nilai transaksi harian saham syariah mencapai Rp7 triliun. Adapun angka tersebut merupakan 52,4 persen dari total nilai transaksi di BEI sepanjang 2021.

Dari total saham yang tercatat di BEI pada tahun ini, 45 emiten di antaranya merupakan saham syariah. Pencapaian tersebut merupakan 83 persen dari total saham baru yang tercatat di BEI.

Jumlah Saham Syariah yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) turut mengalami kenaikan sebanyak 494 efek syariah pada 29 Desember 2021, dari tahun sebelumnya sebanyak 441 efek syariah.

Adapun rata-rata volome transaksi harian saham syariah pada tahun ini adalah sebanyak 9,85 miliar lembar saham atau 47,7 persen dari total volume transaksi. Selanjutnya, rata-rata frekuensi transaksi harian saham syariah mencapai 757.875 kali atau setara 58,5 persen dari total frekuensi transaksi bursa.

Sementara itu, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) per 29 Desember 2021 tumbuh 6,80 persen di posisi 189,55 dari posisi per 30 Desember 2020 di 177,48. Kapitalisasi pasar saham syariah juga mengalami peningkatan 19,36 persen mencapai Rp3.992,6 triliun dari periode sama tahun lalu senilai Rp3.344,93 triliun.


Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT