Sandiaga Uno Berbagi Tips Jitu ke Pelaku Ekonomi Kreatif untuk Hadapi Tantangan Inflasi

Anggie Ariesta
Menparekraf Sandiaga Uno mengajak pelaku ekraf meningkatkan efisiensi dengan kolaborasi untuk menghadapi tantangan inflasi. (Foto: Dok. Kemenparekraf)

Pelatihan yang dihadiri lebih dari 300 pelaku ekonomi kreatif serta content creator di Makassar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan kemampuan tentang strategi promosi yang tepat. 

Ekonomi kreatif Indonesia memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. Saat ini ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dengan nilai kontribusi sebesar 7,8 persen. 

Jumlah tersebut ditopang dengan tiga subsektor utama yakni kuliner, fesyen, dan kriya. Jumlah tersebut juga menempatkan Indonesia di peringkat tiga besar dunia dalam kontribusi terhadap PDB nasional di bawah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-Pop. 

Saat ini, kata Sandiaga, sebanyak 88,8 persen konsumen Indonesia menyatakan lebih dominan menggunakan dan mengonsumsi produk dengan brand atau jenama dalam negeri. 

Adapun nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia pada tahun 2021 telah mencapai 23,9 miliar dolar AS. Sebelumnya pada 2020, ekonomi kreatif Indonesia baru berada pada angka 18,8 miliar dolar AS. Pemerintah menargetkan nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia pada tahun 2022 dapat mencapai angka 25,14 miliar dolar AS.

"Strateginya adalah bagaimana kita mempercepat digitalisasi, kita bantu dengan pelatihan dan pendampingan, upskilling dan reskilling juga newskilling. Misalnya edukasi tentang mengambil foto produk, packaging yang bagus, serta strategi pemasaran,” tuturnya.

Pemerintah dalam hal ini Kemenparekraf memiliki berbagai program yang dapat dimanfaatkan pelaku ekonomi kreatif. Mulai dari Apresiasi Kreasi Indonesia, Wirausaha Digital Mandiri, dan berbagai program lainnya. 

"Pemerintah memiliki program #BanggaBuatanIndonesia yang menargetkan 30 juta pelaku UMKM onboarding ke platform digital. Per hari ini sudah 21 juta, jadi ada 9 juta tambahan yang kita perlukan agar ekonomi kreatif bisa bersiap-siap memitigasi potensi resesi tahun depan," ucap Sandiaga.

Dengan pilar kolaborasi, adaptasi, dan inovasi yang diperkuat dengan konsep 3G (Gerak Cepat, Gerak Bersama, dan Gali Semua Potensi) diharapkan sektor ekonomi kreatif juga pariwisata dapat mendukung capaian 1,1 juta lapangan kerja baru dan berkualitas di tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024. 

"Saya yakin dengan kerja sama, kita bisa menghadirkan ekonomi kreatif sebagai salah satu lokomotif dalam penciptaan lapangan kerja baru dan berkualitas dengan digitalisasi," kata Menparekraf Sandiaga Uno. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Politeknik Pariwisata Makassar Muhammad Arifin.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Kuliner
6 hari lalu

Industri Kuliner Indonesia Berkembang, Rantai Pasok Bahan Baku Lokal Ikut Tumbuh

Nasional
11 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Bisnis
18 hari lalu

Bangkit dari PHK, UMKM Roti Rumahan Berhasil Tembus Pasar Ekspor berkat BRI

Megapolitan
21 hari lalu

Rintis Program Pemberdayaan UMKM, DPW Partai Perindo DKI: Dukung Ekonomi Rakyat Kecil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal