Sandiaga Uno di WCCE 2022: Ekonomi Kreatif Jadi Penggerak Utama Pertumbuhan Ekonomi

Advenia Elisabeth
Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menghadiri pembukaan edisi ke-3 WCCE Tahun 2022 di BICC, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (6/10/2022). (Foto: Dok. Kemenparekraf)

BALI, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut, ekonomi kreatif menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi. Hal ini dapat mempercepat kebangkitan setelah pandemi dan membuka lebih banyak lapangan kerja.  

Setelah acara pembukaan edisi ke-3 Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia atau World Conference on Creative Economy (WCCE) Tahun 2022 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (6/10/2022), Sandiaga menyampaikan, penyelenggaraan acara ini sebagai bagian dari side event Presidensi G20 Indonesia menunjukkan komitmen yang kuat dari Indonesia dalam upaya memajukan isu-isu ekonomi kreatif ke dalam pemikiran global.

WCCE 2022 merupakan salah satu side event terkait pariwisata dan ekonomi kreatif dalam rangkaian Presidensi G20 Indonesia. WCCE 2022 juga diharapkan dapat memberikan dampak yang besar kepada masyarakat yang terlibat pada industri pariwisata dan ekonomi kreatif. 

"Hal ini untuk menyelaraskan relevansi ekonomi kreatif dalam kerangka ekonomi global," ujar Sandiaga. 

Menparekraf menambahkan, dua tahun terakhir telah menjadi momen penting dalam sektor ekonomi kreatif. Di mana pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan. Namun, kini situasi mulai membaik di mana pekerja di sektor ekonomi kreatif kembali bergeliat. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bukan Lagi Sekadar Kosmetik, Menekraf Ungkap Peran Baru Industri Kecantikan Indonesia

12 hari lalu

Prabowo Akui Gaji Guru hingga Lapangan Kerja Kurang: Kita Diberi Mandat untuk Selesaikan

18 hari lalu

Danantara Mulai Garap 26 Proyek Hilirisasi, Nilai Investasi Tembus Rp225 Triliun 

28 hari lalu

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal