Sebut Subsidi BBM Tak Tepat Sasaran, Prabowo Mau Ubah Skema jadi Tunai

Atikah Umiyani
ilustrasi subsidi BBM diganti jadi tunai (Foto: Freepik)

Sebelumnya, Pengamat Ekonomi Energi UGM Fahmy Radhi menyambut baik wacana pemerintahan Prabowo-Gibran yang bakal mengubah skema penyaluran subsidi energi bahan bakar minyak (BBM) maupun listrik menjadi subsidi langsung kepada orang bukan lagi kepada barang.

Diakui Fahmy, meski jauh lebih mudah tanpa data namun skema subsidi energi kepada barang seperti yang selama ini berlaku memang masih kerap salah sasaran. 

"Dan kalau tidak salah, salah sasarannya itu sekitar Rp90 triliun per tahun. Kalau dasar tahun yang lalu itu Rp90 triliun gitu ya, kalau sekarang meningkat ya mungkin Rp120 triliunan mungkin gitu ya," ujarnya ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (28/9/2024). 

Oleh karena itu, Fahmy mengungkapkan apabila skema subsidi energi ini mau diubah menjadi bantuan langsung tunai (BLT) maka pengeluarannya akan lebih tepat sasaran. Selain itu, implementasinya juga tentu membutuhkan data penerima yang terbaru.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

ESDM Beri Kuota Impor BBM ke SPBU Swasta 2 Kali Setahun, Begini Skemanya

Nasional
16 jam lalu

Harga BBM Pertamina 7 Februari 2026 di Akhir Pekan, Ada yang Turun?

Nasional
3 hari lalu

Harga BBM Pertamina 5 Februari 2026 dari Pertalite hingga Pertamax

Buletin
3 hari lalu

Presiden Prabowo Kumpulkan Mantan Menlu di Istana, Bahas Geopolitik Strategis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal