Selama Pandemi, 755.000 Ton Produk Serat dan Kertas Indonesia Diekspor ke-75 Negara

Advenia Elisabeth
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. (Foto: dok Kemendag)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 755.000 produk serat viscose rayon dan kertas PaperOne asal Indonesia telah diekspor ke 75 negara di tengah situasi pandemi Covid-19. 

Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, mengatakan di tengah situasi tidak menentu, Indonesia bisa terus menunjukkan eksistensinya dalam hal ekspor produk berkualitas ke pasar global.

Hal itu, tercermin dari produk serat viscose rayon dari PT Asia Pacific Rayon (APR) dan kertas PaperOne dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang telah dijual ke lebih dari 75 negara dengan total ekspor mencapai lebih dari 755.000 ton.

"Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang membuat perdagangan dunia tidak menentu, Indonesia bisa berproduksi dan bertanggung jawab bukan hanya kepada produk kertas Indonesia, namun juga kepada hutan yang menjadi pijakan hidup bangsa Indonesia di masa sekarang dan yang akan datang," ujar Mendag Lutfi, dalam keterangan tertulis, Kamis (2/12/2021).

Menurut dia, pemerintah akan terus menjaga perdagangan yang baik untuk meningkatkan ekspor sekaligus memulihkan ekonomi nasional secara berkesinambungan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
10 hari lalu

Pemerintah Evaluasi Peran DSI 3 Bulan Lagi, bakal Jadi Eksportir Langsung?

10 hari lalu

DSI Tegaskan Tak Berwenang Tetapkan Harga Ekspor CPO hingga Batu Bara

11 hari lalu

DSI Atur Fee Ekspor 3 Komoditas Strategis, Begini Perhitungannya

17 hari lalu

Indonesia Segera Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Tahap Awal Kirim 1.000 Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal