Selain itu, LPG non subsidi juga mengalami kenaikan, dengan kisaran Rp1.600 hingga Rp2.600 per kilogram (Kg). Alasannya, harga LPG non subsidi tidak naik sejak 2017, padahal harga Contract Price Aramco (CPA) LPG sudah naik 57 persen.
"Penyesuaian harga LPG non subsidi terakhir dilakukan tahun 2017. Harga CPA November 2021 tercatat 74 persen lebih tinggi dibandingkan penyesuaian harga 4 tahun yang lalu," ujar Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Sub Holding Pertamina Commercial & Trading, Irto Ginting.
Di pasaran, kenaikan harga LPG non subsidi mencapai Rp20.000 hingga Rp 30.000 untuk tabung 12 kg, dari yang awalnya Rp 150.000 menjadi Rp 163.000 hingga Rp 173.000.