Sri Mulyani Sebut Depresiasi Rupiah Lebih Baik dari Rupee, Ringgit dan Bath

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani mengatakan, depresiasi rupiah lebih baik dari Rupee, Ringgit dan Bath. (Foto: tangkapan layar)

Sementara di sisi fiskal, kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 membukukan kinerja positif. Posisi APBN secara keseluruhan masih dalam posisi surplus anggaran yang mencapai Rp60,9 triliun atau 0,33 persen dari PDB. Dari sisi keseimbangan primer, surplus mencapai Rp339,4 triliun.

"Kinerja yang positif tersebut disumbangkan oleh realisasi pendapatan negara dan hibah yang mencapai Rp1.974,7 triliun atau 87,1 persen dari target yang tercantum dalam Perpres 98 tahun 2022. Dalam hal ini, pendapatan negara dan hibah mengalami pertumbuhan 45,7 persen year on year (yoy)," tuturnya.

Dia mengungkapkan, kenaikan pendapatan negara dan hibah tersebut,  disumbangkan oleh momentum pertumbuhan ekonomi yang mengalami ekspansi dan penguatan, pemulihan ekonomi, aktivitas masyarakat, kenaikan dari harga-harga komoditas dan juga disumbangkan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
4 hari lalu

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Bertanda Tangan Perry Warjiyo dan Purbaya

6 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.884 per Dolar AS, Ini Pemicunya 

7 hari lalu

Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp17.860 per Dolar AS Jelang Pengumuman Suku Bunga BI

11 hari lalu

Rupiah Ditutup Melemah 3 Hari Berturut-turut, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal