"Makanya jangan heran antar BUMN saling ganti, direktur disana dipindah kemudian kesini karena dia satu talent pool. Talent pool akan diproses tim lalu dilihat mana yang cocok dimana, nanti dia seleksi proses seleksi ada," kata dia.
Arya menyebut, Deputi Sumber Daya Manusia Kementerian BUMN memiliki peran penting dalam melakukan seleksi di talent pool tersebut. Prosesnya, jika nama sudah didapat dari talent pool, maka proses selanjutnya akan diajukan ke dua Wakil Menteri BUMN, Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo sebelum diserahkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir.
"Talent pool lalu diajukan ke masing masing Wamen BUMN yang mempunyai portofolio, mereka yang seleksi semua, nanti Menteri BUMN yang lihat apakah perusahaan strategis atau bukan? Kalau strategis sampai ke Pak Presiden, kaya Pertamina, PLN, itu sampai ke Presiden. Ini sudah berjalan sejak lama, sejak Pak SBY (menjabat presiden)," ucapnya.