Suasana di Stasiun Manggarai. (Foto: MPI/Heri Purnomo)
Heri Purnomo

JAKARTA, iNews.id - Stasiun Manggarai akan menjadi pusat layanan kereta di Jakarta. Semua pergerakan kereta baik itu kereta jarak jauh, kereta bandara, hingga kereta lokal KRL Jabodetabek akan dilayani di Stasiun Manggarai.

Rencana tersebut mendapatkan beragam tanggapan dari masyarakat khususnya pengguna moda transportasi kereta. Pasalnya, sejak akhir Mei 2022, terjadi perubahan jalur di Stasiun Manggarai yang sempat diprotes masyarakat.

Penggguna KRL, Afi (25) mengatakan rencana menjadikan Stasiun Manggarai sebagai pusat layanan kereta akan memudahkan masyarakat kde depannya. 

Hal tersebut diungkapkan karena nantinya Stasiun Manggarai akan menjadi terintegrasi antara kereta jarak jauh, kereta bandara dan kereta KRL. 

"Kedepannya mungkin ini akan membantu masyarakat, karena yang tadinya terbatas jarak kereta (Hanya KRL) sekarang sudah di jadikan satu untuk pemberangkatan kereta jarak jauh kemudain ada kereta bandara," ujar Afi, kepada MNC Portal, Minggu (12/6/2022). 

Afi mengatakan, rencana tersebut harus diperhatikan lebih lanjut dan dapat melihat kondisi langsung di lapangan. Menurutnya kondisi saat ini masih menyulitkan sejumlah penumpang karena masih banyak penumpukan yang terjai.

"Kedepannya lebih di tata lagi, dan bisa melihat lagi kondisi stasiun Manggarai terkait apa yang dihadapi masyarakat di lokasi, karena masih banyak penumpukan penumpang dan penumpang yang kebingungan," kata Afi. 

Sama halnya dengan Afi, penumpang bernama Saptagiri (55) mengatakan saat ini perubahan yang terjadi di Stasiun Manggarai sudah semakin membaik. Namun masih terjadi penumpukan di sejumlah titik antar peron. 

"PT KAI semakin lama semakin baik pelayanannya, mungkin ini baru pertama kali, atau beberapa kali, hanya saja masih ada bottleneck atau kemacetan bagi penumpang, jadi harusnya menjadi perhatian dan dipikirkan juga terkait penumpukan penumpangnya," ungkap Ari. 

Saptagiri mengatakan kedepannya PT KAI harus  memperhatikan terkait penumpukan yang ada di sejumlah titik antar peron. Sehingga nantinya jika rencana tersebut bberjalan sudah tidak ada lagi penumpukan di area stasiun. 

"Tapi masih ada penumpukan penumpang dan itu harus di urai oleh petugas dari PT KAI mulai dari ujung pertama kedatangan sampai ke tempat pemberangkatan. Serta ada petugas yang menunjukkan arah, tidak hanya menggunakan petunjuk saja dan itu lebih memudahkan," tutur Afi. 

Berdasarkan pantuan MNC Portal, Minggu (12/6/2022) di Stasiun Manggarai masih terdapat penumpukan di sejumlah area stasiun. Hal itu terlihat pada antrian penumpang di sejumlah eskalator yang menghubungkan antar peron. 


Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT