Stimulus untuk BUMN Dinilai Politis, Ini Kata Stafsus Erick Thohir

Suparjo Ramalan
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

"Perusahan mana yang ada politiknya, tolong ditunjukkan, itu pengamat politik bukan pengamat ekonomi, hal seperti ini saja diributin, ini berarti dia nggak paham masalah yang ada, masa piutang kita enggak nagih," ujarnya.

Dari Rp152 triliun, kata Arya, sebanyak Rp108 triliun merupakan utang pemerintah yang harus dibayar kepada BUMN. Menurut dia, wajar jika perusahaan menagih piutang tersebut.

"Iklim bisnisnya tidak baik kan, sangat biasa jika perusahan mengejar piutang mereka, karena perusahaan punya utang kepada pemerintah jadi mereka kejar," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Seskab Teddy Rapat Bareng Airlangga-Purbaya, Bahas Penyesuaian Energi hingga Stimulus Ekonomi

Soccer
16 hari lalu

PSSI Proses Naturalisasi Pemain Baru untuk Timnas Indonesia, Gabung Setelah FIFA Series 2026

Nasional
1 bulan lalu

Diskon Tarif 30 Persen, KAI Siapkan 1,2 Juta Tiket untuk Mudik Lebaran 2026

Nasional
1 bulan lalu

Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal I 2026 Meroket, Ditopang Program MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal