Stok Berlimpah, Mendag Sebut Kelangkaan Minyak Goreng Tak Masuk Akal

Wahyudi Aulia Siregar
Mendag M Lutfi sebut kelangkaan minyak goreng tak masuk akal karena stok melimpah.(Foto: Ist)

Mendag pun akan mencari tahu penyebab kelangaan minyak goreng yang terjadi. Kemendag juga akan berkoordinasi dengan aparat hukum.

"Karena jumlahnya ini bukan hanya berlimpah, tapi jumlahnya ini seperti air bah, mestinya di Kota Medan sampai Kisaran. Saya tidak menuduh yang buruk-buruk kepada pelaku-pelaku di Sumut," ucapnya.

Tetapi, menurut dia, karena jumlahnya di Sumut terlalu banyak dan tidak sesuai dengan keadaan di pasar, terpaksa Kemendag akna melibatkan aparat hukum untuk menindak tegas tindakan-tindakan penyimpangan yang melawan hukum, baik yang dilakukan produsen sampai ritel.

"Ini akan kita kerjakan pada kesempatan pertama," ujarnya.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, sudah koordinasi ketat terkait kondisi pasokan minyak goreng. Dia pun akan mencari penyebab kelangkaan minya goreng di wilayahnya. 

"Tetapi, nanti kita cari. Habis ini saya akan rapat teknis kepada kepala-kepala dinas di kabupaten kota, dan pelaku-pelaku pasar," ucapnya.

Sesuai dengan instruksi Mendag Lutfi, Gubernur Edy memastikan pasokan minyak goreng di Sumut akan terurai mulai Senin (28/2.2022), dan kondisinya akan kembali normal di pasaran.

"Seperti petunjuk Mendag, akan terurai, dan rakyat akan kembali normal sepeti biasa," ujarnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
17 jam lalu

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp102.250 per Kg, Mendag Ungkap Biang Keroknya

3 hari lalu

Mendag Klaim Kenaikan Harga Bahan Pokok Masih di Bawah Acuan: Tetap Terjangkau Konsumen

3 hari lalu

Harga Kedelai Tembus di Atas Rp13.000 per Kg, Pemerintah Buka Peluang Subsidi Perajin Tahu-Tempe

16 hari lalu

Respons Mendag soal Beras Premium Langka di Ritel Modern, Minta Bulog Tambah Pasokan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal