Strategi Hybrid Bank BRI Antarkan Nasabah Tempuh Perjalanan Transformasi Digital

Sekar Paring Gusti
Layanan transaksi perbankan secara digital semakin meningkat. Maka, BRI menggunakan strategi hybrid bank dalam melakukan transformasi bisnis. (Foto: dok Bank BRI)

Hingga per Desember 2022, kanal digital BRI sudah dipakai mencapai 98,41 persen dibandingkan yang konvensional sebesar 1,59 persen.

“Jadi, mayoritas nasabah BRI tidak lagi bertransaksi melalui unit-unit kerja fisik, tetapi lebih ke arah transaksi elektronik menggunakan digital channels kami,” ujarnya.

Dalam hal ini, BRImo menjadi produk andalan BRI untuk melayani nasabah. Seperti diketahui, pertumbuhan volume transaksi BRImo sampai dengan Oktober 2022 mencapai Rp2.084 triliun, atau tumbuh lebih dari dua kali lipat pada periode yang sama di 2021.

Jumlah user BRImo telah tumbuh 73,55 persen yoy menjadi 22,37 juta users. Selain itu, jumlah transaksi pada periode yang sama melesat 118,10 persen yoy. Jumlah transaksi BRImo juga meningkat dari 649 juta transaksi pada Oktober 2021, menjadi 1.417 juta transaksi pada Oktober 2022. 

Tak hanya itu, transformasi digital BRI juga dapat dilihat melalui upayanya menciptakan BRISPOT yang telah memangkas waktu pemrosesan kredit dari dua minggu menjadi satu hari.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
26 hari lalu

Puing Berganti Pakcoy, BRI Dampingi Taman Urban Farming Dahlia Tebar Manfaat ke Warga

26 hari lalu

Belajar Setahun, Bertahan Bertahun-tahun: BRI Dampingi Mahdiah Kembangkan Dodol Rumput Laut

26 hari lalu

Lapak Jus Pensiunan Guru Makin Segar Berkat KUR BRI

26 hari lalu

QRIS BRI Ubah Permainan Pedagang Ketoprak, Dari Uang Tunai ke Scan Sekejap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal