Subholding PTPN III Pasang Target Dana IPO Rp10 Triliun, Begini Persiapannya

Suparjo Ramalan
PTPN III menargetkan pendanaan baru melalui Initial Public Offering (IPO) subholding kelapa sawit, Palm Co pada kisaran Rp5 triliun-Rp10 triliun. (Foto: Antara)

Melalui tiga subholding ini, lanjut Ghani, PTPN III akan mengoptimalisasi asetnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. 

Adapun Subholding Palm Co, PTPN mengintegrasikan industri hulu ke hilir kelapa sawit yang dimiliki perseroan. Proses ini menjadikan perusahaan sebagai perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia dengan target luas areal sebesar 706.000 hektare pada 2026. 

Palm Co mampu menghasilkan 1,8 juta ton olein per tahun dan 433.000 ton biodieselper tahun. Olein yang dihasilkan diharapkan akan memenuhi kurang lebih 30 persen dari konsumsi minyak goreng domestik.  

Untuk Sugar Co, entitas yang mengkonsolidasikan 36 Pabrik Gula (PG) melalui kemitraan strategis. Entitas ini ditargetkan berkontribusi pada pencapaian swasembada gula nasional dengan target produksi gula pada 2026 sebanyak 1,8 juta ton per tahun.

Sedangkan Supporting Co difokuskan untuk mengelola bisnis Group PTPN. Selain komoditi gula dan kelapa sawit, subholding ini fokus pada penguatan komoditas teh dan kopi, hingga pengembangan model bisnis baru berbasis optimalisasi aset.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Apa Itu Saham HSC yang Akan Dikeluarkan dari Perhitungan IHSG? Ini Penjelasannya

3 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka Lesu, Melemah ke Level 4.980

3 hari lalu

Bos BEI Heran MSCI Mau Turunkan Status Pasar Modal RI, Singgung Upaya Transformasi 

3 hari lalu

BEI Bertemu MSCI Hari Ini, Pertanyakan Penurunan Kasta Pasar Saham RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal