Surplus Neraca Perdagangan RI Menyusut ke 0,95 Miliar Dolar AS di Awal 2026

Anggie Ariesta
Ilustrasi surplus neraca perdagangan RI turun jadi 0,95 miliar dolar AS di Januari 2026. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan barang Indonesia sebesar 0,95 miliar dolar AS pada Januari 2026. Angka ini lebih rendah dari Desember 2025 sebesar 2,51 miliar dolar AS.

Menurut Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, nilai surplus ini ditopang oleh komoditas, seperti produk minyak hewan nabati hingga besi dan baja.

"Surplus pada bulan Januari tahun 2026 ini ditopang oleh komoditi nonmigas sebesar 3,22 miliar dolar AS dengan komoditi penyumbang surplus nonmigas yaitu lemak dan minyak hewan nabati, kemudian bahan bakar mineral serta besi dan baja," kata Ateng dalam konferensi pers Rilis BPS, Senin (2/3/2026).

Pada saat yang sama, neraca perdagangan komoditas migas tercatat defisit sebesar 2,27 miliar dolar AS dengan komoditas penyumbangnya adalah minyak mentah, hasil minyak dan gas.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini, Terendah Sepanjang Sejarah

Nasional
3 hari lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

Nasional
3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Destinasi
3 hari lalu

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Melonjak, Wisatawan Malaysia Mendominasi!

Nasional
3 hari lalu

Perjalanan WNI ke LN Anjlok 18,85%, Kunjungan Turis Masuk RI Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal