Susah Cari Kerja, Generasi Milenial Didorong Jadi Petani karena Lebih Menjanjikan

Avirista Midaada
Petani milenial Majalengka, Agustina Heriyanto budidaya jambu kristal yang sekali panen raup Rp1,2 miliar. Foto: https://hortikultura.pertanian.go.id/

MALANG, iNews.id - Generasi milenial didorong menjadi petani daripada susah mencari kerja di kota. Pasalnya, pertanian merupakan salah satu sektor yang menjanjikan di masa depan.

Hal itu, disampaikan Wakil Menteri (Wamen) Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi, dalam kunjungan kerja di Kota Batu, Jawa Timur, pada Jumat (25/8/2023). Dia mengungkapkan, sektor pertanian menjadi penyokong perekonomian Indonesia selama masa pandemi Covid-19 hingga kini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertanian jadi sektor ketiga yang berkontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) kuartal III 2022, yakni mencapai 12,91 persen. 

Angka tersebut terus meningkat sampai saat ini, di mana data BPS menyebut sektor pertanian menyumbang 13,35 persen dari Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) pada kuartal II tahun 2023.

"Pertumbuhan ekonomi kita di atas lima persen, bahkan negara maju seperti Amerika dan Eropa sulit menandingi kita untuk ini," kata Harvick.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Prabowo Tegaskan Neoliberal Tak Cocok di RI: Pertumbuhan Harus Disertai Pemerataan

Nasional
5 hari lalu

Purbaya soal Defisit APBN Melebar: Saya Bisa Buat 0 Persen, tapi Ekonomi Morat-marit

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Lapor APBN 2025 Defisit Rp695 Triliun, Dekati Batas Aman

Nasional
6 hari lalu

Mimpi Prabowo Ingin Anak-Anak Petani Jadi Insinyur hingga Jenderal 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal