JAKARTA, iNews.id - Pemerintah kembali melarang mudik Lebaran tahun ini. Masyarakat didorong belanja online untuk menggerakkan perekonomian.
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga meminta masyarakat mematuhi aturan larangan mudik tahun ini untuk mencegah penyebaran virus corona di daerah-daerah.
"Sebagai gantinya, kita bisa berikan tanda mata dan bentuk silaturahmi ke keluarga melalui belanja online atau bentuk lainnya," kata Wamendag, Rabu (12/5/2021).
Di tengah larangan mudik, kata dia, pemerintah memberikan subsidi ongkir belanja online selama Lebaran. Anggarannya mencapai Rp500 miliar yang diharapkan bisa mendorong perekonomian tanpa memicu kerumunan.
Selama pandemi, kata dia, transaksi perdagangan online meningkat tajam. Tak hanya nilai, produk yang dibeli oleh masyarakat semakin beragam, sehingga diharapkan dapat menguntungkan UMKM.
“Pada musim hari Raya seperti ini biasanya terjadi transfer uang dari kota ke desa, dari pusat ke daerah. Kalau kita tidak bisa mudik, kita tetap bisa mendorong transfer keuangan ini dengan belanja produk-produk daerah," katanya.