Tak Semua Siswa Dapat Susu di Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Wamentan

Raka Dwi Novianto
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (foto: Raka Dwi/iNews.id)

Sudaryono menjelaskan, saat ini aturan mengenai impor sapi telah siap. Nantinya, impor sapi dapat dilakukan khususnya dari Australia dan negara lain yang teregistrasi.

"Ini kan PP-nya baru beres kita bisa masukin dari beberapa negara tambahan selain Australia dan negara lain yang teregister. Kita tambah di negara lain. Kita harap di 2025 ini masuk 200.000 (sapi) sampai akhir tahun," ucapnya.

Sudaryono menekankan bahwa Indonesia bukan negara impor, namun dirinya mempersilahkan negara atau pihak lainnya untuk berinvestasi.

"Ini kebut semua urusan lahan peternaknya dimana. Yang jelas ini bukan negara impor, tapi orang berinvestasi. Orang boleh dong bikin pabrik apa di indonesia ini bikin pabrik susu dengan sapinya di datangkan," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

BGN Libatkan Posyandu Awasi Proses Memasak hingga Distribusi MBG

4 hari lalu

Riset DEN: Siswa Penerima MBG Jarang Absen Sekolah, Semangat Belajar Meningkat

5 hari lalu

Golkar Nilai Ada Pergeseran Paradigma Pembangunan di Era Prabowo-Gibran, Berpihak ke Rakyat

6 hari lalu

Kementan Punya 2 Wamen, Mentan Amran Ungkap Pembagian Tugas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal