Wajah baru Taman MIni Indonesia Indah. (Foto: Kementerian PUPR)
Suparjo Ramalan

JAKARTA, iNews.id - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dipastikan akan terintegrasi dengan Light Rail Transit atau LRT Jabodebek. Terkait dengan itu, pengunjung TMII yang menumpang LRT bakal dijemput bus listrik

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo atau akrab disapa Tiko, mengatakan Taman Mini menjadi tempat wisata yang terintegrasi simpul transportasi atau transit oriented development (TOD) dengan konsep ramah lingkungan. 

Untuk itu, nantinya akan ada bus listrik (Electric Vehicle/EV) yang menjadi transportasi utama pengunjung dari Taman Mini ke stasiun LRT atau sebaliknya. 

"Taman Mini nanti akan terintegrasi dimana bus EV akan menjemput penumpang LRT untuk masuk ke sini (TMII). Nanti mereka tidak perlu lagi jalan kaki, kita akan adain jemputan," ungkap Tiko, dikutip Sabtu (25/11/2022).

Pemerintah telah melakukan renovasi besar-besaran terhadap Taman Mini dan resmi dibuka kembali pada 20 September 2022. Meski saat ini kawasan Taman Mini dalam tahap uji coba terbatas, tempat wisata itu sudah bisa diakses publik. 

Dalam tahap tersebut, lanjut Tiko, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC) dan Injourney selaku pengelola tetap menerapkan batas pengunjung. Pasalnya, proses revitalisasi masih akan dilakukan atau secara bertahap.

Dia menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian BUMN akan merevitalisasi sejumlah temoat wisata yang sekaligus menjadi ruang publik. Setelah Taman Mini, PT TWC selanjutnya akan merevitalisasi kawasan Pasar Baru.

"Taman Mini kita perluas, kemudian Pasar Baru (Pos Bloc), ini masyarakat punya opsi-opsi dan menikmati Jakarta, duduk nyaman dan inklusif," ujar Tiko.

Wajah baru TMII, lanjut Tiko, direalisasikan untuk mengembalikan ruh dan spirit pembangunan TMII sebagai miniatur Indonesia. 

Point dari revitalisasi tersebut adalah menghadirkan TMII sebagai The Ultimate Showcase of Indonesian Beauty. PT TWC mengembangkan empat konsep TMII yaitu pilar inclusive, smart, green and culture.

Taknya menjadi kawasan wisata bagi masyarakat, TMII akan menjadi kawasan atraksi seni budaya melalui anjungan daerah dan komunitas seni budaya. Dalam masa uji coba terbatas ini, Kementerian BUMN memastikan bahwa destinasi TMII betul-betul siap dikunjungi wisatawan.



Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT