Perusahaan saat ini masih menginvestigasi penyebab pecahnya batu. Namun, biasanya hal ini terjadi karena penyangga batuan yang patah akibat aktivitas penambangan.
Sebagai informasi, tambang tersebut dikelola oleh Shandong Energy Longkou Mining Group Co., Ltd, anak usaha Shandong Energy. Perusahaan tersebut beroperasi di sembilan kota yang tersebar di Provinsi Shandong, Shanxi, dan Jilin.
Setiap tahunnya, Shandong Energy Longkou memproduksi 20 juta ton batu bara di samping memproduksi 2,1 juta ton shale dan 200 ribu ton minyak mentah. Saat ini, perusahaan tersebut mengelola enam tambang dan dua lainnya sedang dalam pengawasan pemerintah China karena dinilai menimbulkan polusi.