Tangki Penyimpanan CPO Penuh Jadi Persoalan Baru yang Dialami Petani Sawit

Advenia Elisabeth
Persoalan petani sawit dalam negeri tak kunjung usai. Kini muncul pengusaha kelapa sawit yang mogok menerima TBS sawit karena tangki penyimpanan CPO penuh. (foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Persoalan petani sawit dalam negeri tak kunjung usai. Mulai harga tandan buah segar (TBS) yang semakin murah, hingga kini muncul pengusaha kelapa sawit yang mogok menerima TBS sawit karena tangki penyimpanan crude palm oil (CPO) yang penuh. 

"Keluhan petani yang utama saat ini selain soal harga TBS yang terus turun di bawah Rp1.000 per kg, kini banyak pabrik yang tutup dan tidak mau menerima TBS petani dengan alasan tangki CPO mereka penuh," ujar Sekretaris Jenderal Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (12/7/2022).

Dia mencontohkan di Kabupaten Siak, Riau, di mana mobil-mobil petani yang mengangkut TBS sawit bisa antre 2-3 hari untuk bisa masuk ke pabrik. 

"Kalau petani bisa menjual TBS mobil-mobil pengkut TBS bisa antre sampai 2-3 hari baru bisa bongkar di pabrik dengan harga yang terus berubah-ubah, harga sekarang itu bisa berubah sampai empat kali dalam satu minggu," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
31 hari lalu

Marcella Santoso-Ary Bakri Melawan! Banding Vonis Kasus Suap Hakim CPO

Nasional
1 bulan lalu

Breaking News: Kejagung Geledah Kantor hingga Rumah Komisioner Ombudsman

Nasional
1 bulan lalu

Kasus Suap CPO: Ary Bakri Divonis 16 Tahun Penjara, Marcella Santoso 14 Tahun

Nasional
2 bulan lalu

Ary Bakri di Sidang Kasus CPO: Saya Bukan Koruptor, Bukan Penikmat Uang Suap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal