Target Produksi 600.000 Kendaraan Listrik, Luhut: Kurangi Impor BBM dan Hemat Subsidi

Iqbal Dwi Purnama
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyebut penggunaan kendaraan listrik akan berdampak signifikan terhadap konsumsi energi hingga penurunan emisi. (Foto: Istimewa)

Lebih jauh, Luhut mengungkapkan bahwa penggunaan kendaraan listrik juga berdampak pada nilai tambah yang lebih besar untuk perekonomian negara. Sebab, ada banyak komponen yang saat ini bahan bakunya ada di Indonesia, seperti nikel. Semakin panjang industri pendukung di belakang, maka akan banyak transaksi yang tentu akan dilakukan.

"Selain itu dengan memproduksi baterai di dalam negeri, nilai TKDN KBLBB yang awalnya 40 persen naik menjadi jauh lebih tinggi menjadi 80 persen, ini langkah awal untuk mendorong peningkatan nilai tambah bagi industri dalam negeri," tuturnya.

"Melalui pemanfaatan sumber daya alam kita yang kaya, Indonesia siap menjadi pemain kunci dalam rantai pasok global kendaraan listrik dari hulu sampai hilir," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Baru Ada 4.892 SPKLU di Indonesia, Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur EV

57 tahun lalu

Armada Kendaraan Listrik Grab Tembus 28.000 Unit, Target Tambah 3 Kali Lipat hingga Akhir Tahun

57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

57 tahun lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa, Kuasa Hukum Yakin Bisa Jawab Semua Tuduhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal