Target Produksi 600.000 Kendaraan Listrik, Luhut: Kurangi Impor BBM dan Hemat Subsidi

Iqbal Dwi Purnama
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyebut penggunaan kendaraan listrik akan berdampak signifikan terhadap konsumsi energi hingga penurunan emisi. (Foto: Istimewa)

Lebih jauh, Luhut mengungkapkan bahwa penggunaan kendaraan listrik juga berdampak pada nilai tambah yang lebih besar untuk perekonomian negara. Sebab, ada banyak komponen yang saat ini bahan bakunya ada di Indonesia, seperti nikel. Semakin panjang industri pendukung di belakang, maka akan banyak transaksi yang tentu akan dilakukan.

"Selain itu dengan memproduksi baterai di dalam negeri, nilai TKDN KBLBB yang awalnya 40 persen naik menjadi jauh lebih tinggi menjadi 80 persen, ini langkah awal untuk mendorong peningkatan nilai tambah bagi industri dalam negeri," tuturnya.

"Melalui pemanfaatan sumber daya alam kita yang kaya, Indonesia siap menjadi pemain kunci dalam rantai pasok global kendaraan listrik dari hulu sampai hilir," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
12 jam lalu

Prabowo bakal Luncurkan Layanan Perlinsos Digital 10 November

10 jam lalu

Luhut Usul Definisi Korupsi Diubah dan Soroti Unsur Kerugian Negara, Prabowo Setuju

13 jam lalu

30 Mobil Listrik Wuling Mitra EV Disulap Jadi Kendaraan Logistik

8 hari lalu

Blak-blakan! Denny Indrayana Bongkar Pasal Selundupan yang 'Menggibran', Loloskan Gibran Cawapres 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal