Tekan Kenaikan Harga, Partai Perindo Harap Penyaluran 200.000 Ton Beras Tepat Sasaran

Rifqi Herjoko
Partai Perindo berharap beras bulog dapat menurunkan harga beras yang tinggi

 JAKARTA, iNews.id - Perum Bulog menyalurkan sebanyak 200.000 ton beras ke lokasi penggilingan dan distributor untuk stabilisasi harga beras di pasar. Terkait hal ini, Juru Bicara Nasional Partai Perindo, Yerry Tawalujan, berharap penyaluran itu tepat sasaran dan berdampak pada penurunan harga.

Menurutnya, tindakan yang diambil Perum Bulog yang dikoordinasikan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) sudah tepat. Namun, langkah itu perlu ditindaklanjuti dengan pengawasan ketat untuk memastikan beras program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) bisa tepat sasaran dengan menghasilkan penurunan harga beras. 

“Langkah yang diambil Bapanas dan Perum Bulog itu sudah tepat. Menyalurkan 200.000 ton ke penggilingan padi dan distributor agar ikut menjual beras SPHP dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi atau HET," ucap Yerry.

 "Akan tetapi, menyalurkan saja tidak cukup. Harus ada pengawasan sampai harga beras turun," tuturnya. 

Lebih lanjut, Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat yang maju sebagai Calon Legislatif DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara ini mengatakan pihak Bapanas dan Perum Bulog harus bekerja ekstra keras dan kreatif untuk menstabilkan harga bahan pangan khususnya beras. 

Berdasarkan data yang didapatkan dari beberapa pasar tradisional di daerah Jakarta Utara, harga beras premium dijual bervariasi antara Rp16.000 sampai Rp16.300 per kilogram. Padahal sesuai HET, beras premium seharusnya dijual pada harga tertinggi Rp13.900 per kilogram.

 "Artinya, harga beras di pasaran masih tergolong sangat tinggi di atas HET, Itu berarti, Bapanas dan Bulog perlu bekerja lebih ekstra keras agar penyaluran beras SPHP itu segera berdampak dengan turunnya harga beras," ucap dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Stok Beras di Papua 17.000 Ton, Bulog bakal Tingkatkan 3 Kali Lipat: Kualitasnya Terjaga!

57 tahun lalu

Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan

57 tahun lalu

Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan Masyarakat, Agus Taufiq Desak Pemerintah Perluas Lapangan Kerja

57 tahun lalu

Kutu Beras Serbu Permukiman Warga di Karawang, Bulog Langsung Gerak Cepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal