Tepis Isu MotoGP Bakal Dialihkan ke Swasta, ITDC: Masa Kontrak dengan Dorna 10 Tahun

Suparjo Ramalan
ilustrasi gelaran di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB)

Menurutnya, MGPA menjadi satu-satunya co-promotor MotoGP yang cukup kompeten di Indonesia saat ini. Meski tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, Troy menilai cucu dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney itu mampu memenuhi standar Dorna Sport. 

ITDC, kata dia, memahami siapa yang cocok dijadikan mitra untuk mengelola MotoGP. Bahkan, nama MGPA yang baru dibentuk pada 2019 itu sudah disodorkan ke Dorna saat kontrak kerja sama dengan ITDC disepakati. 

"Waktu kami melakukan masa kontrak itu kami sudah tahu kami harus melakukan dengan siapa, kami bermitra dengan siapa, harus diakui sampai hari ini dan mungkin tidak bisa memastikan itu bahwa yang berkompeten melaksanakan MotoGP di Indonesia saat ini MGPE," ucap dia. 

Tidak bermaksud mengucilkan swasta, Troy memandang MGPA mampu memenuhi standar Dorna yang dinilai cukup ketat, selektif, dan profesional. 

Dasar pikir itu membuat ITDC belum melirik pihak lain yang bisa dijadikan co-promotor atau justru menyerahkan MotoGP ke swasta. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
24 jam lalu

MotoGP Australia 2026 Resmi Dibatalkan! Marc Marquez Gagal Unjuk Gigi

3 hari lalu

Sempat Jatuh, Bezzecchi Tercepat di Practice MotoGP Australia 2026, Walabi Bikin Heboh!

5 hari lalu

MotoGP Cetak Sejarah di Formula 1 GP Amerika Serikat 2026! Pedrosa dan Bulega Siap Geber Motor 362 Km/Jam

7 hari lalu

Jadwal MotoGP Australia 2026 Akhir Pekan Ini: Race Utama Jama Berapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal