Terancam Diblokir di AS, Xiaomi Menang di Pengadilan Federal

Djairan
Pengadilan Federal AS mengabulkan gugatan yang diajukan Xiaomi setelah perusahaan asal China itu terancam diblokir. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Pengadilan Federal Amerika Serikat (AS) mengabulkan gugatan yang diajukan Xiaomi. Perusahaan teknologi itu terancam diblokir di Negeri Paman Sam karena terindikasi terkait dengan militer China.

Dikutip dari Reuters, Sabtu (13/3/2021), Departemen Pertahanan AS pada pertengahan Januari 2021 memasukkan Xioami dan delapan perusahaan China lainnya dalam daftar hitam. Warga AS, termasuk perusahaan yang berinvestasi di Xiaomi harus segera menjualnya.

Larangan investasi di Xiaomi oleh warga AS sedianya berlaku minggu depan. Namun dengan putusan pengadilan federal, maka pemblokiran tersebut tidak boleh diberlakukan untuk sementara waktu. 

Xiaomi mengajukan gugatan pada akhir Januari 2021 ke pengadilan Washington. Mereka ingin pengadilan mengabulkan permohonan supaya Xiaomi dicoret dari daftar hitam karena keputusan pemerintah AS dinilai melawan hukum dan tidak konstitusional.

Hakim Distrik Rudolph mengatakan, pengadilan memutuskan terdakwa tidak melakukan perbuatan yang mempertaruhkan kepentingan keamanan nasional AS.

Departemen Pertahanan tak berkomentar soal putusan tersebut. Sementara Juru Bicara Xioami menilai, upaya untuk merekayasa Xiaomi sebagai perusahaan militer China merupakan bentuk tindakan sewenang-wenang.

"Xiaomi berencana untuk terus meminta pengadilan bahwa rekayasa tersebut melanggar hukum dan meminta penghapusan dari daftar secara permanen," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
39 menit lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Nasional
5 jam lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Internasional
1 hari lalu

Pabrik Petasan Meledak Dahsyat Tewaskan 21 Orang, Warga Radius 3 Km Dievakuasi

Nasional
6 hari lalu

Transaksi Kini Bisa Pakai QRIS di China, Gubernur BI: Cukup Gunakan Ponsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal