Terdampak Corona, Clarks Pangkas 900 Pekerjaan dan Tutup Sebagian Toko

Djairan
C&J Clark International Ltd (Clarks) produsen sepatu kasual asal Inggris telah memangkas 900 jenis pekerjaan secara global. (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - C&J Clark International Ltd (Clarks) produsen sepatu kasual asal Inggris telah memangkas 900 jenis pekerjaan secara global.

Dikutip dari Reuters, langkah tersebut untuk menopang bisnis dengan mengatasi kebutuhan likuiditas yang disebabkan oleh krisis Covid-19.  

"Untuk menangani kebutuhan likuiditas jangka pendek perusahaan secara hati-hati, ini disebabkan oleh krisis Covid-19, kepemimpinan Clarks juga telah meninjau opsi pendanaan perusahaan dengan penasihat terpilih," kata pihak perusahaan.

Perusahaan ternama yang berusia 195 tahun dan terkenal dengan sepatu boots suede klasiknya Desert Boots ini mengatakan, keputusan tersebut diikuti dengan pemutusan hubungan kerja (PHK

 1.000 staf di seluruh jaringan toko di dunia.

Clarks yang memiliki lebih dari 1.400 toko di 75 negara di seluruh dunia itu, juga terpaksa menutup beberapa di antaranya pada Maret lalu ketika Covid-19 mulai mewabah di seluruh dunia. Namun, saat ini, sebagian toko telah mulai dibuka kembali, seperti di China dan di beberapa pasar di Eropa.

Saat ini pihak perusahaan tengah mempersiapkan masa depan jaringan toko agar penjualan lebih meluas. Perbaikan strategi tersebut akan dilakukan selama 18 bulan kedepan, namun harus diiringi dengan pilihan sulit memangkas jumlah pekerja.

Pembuat sepatu terkemuka yang perusahaanya dimiliki keluarga tersebut mengatakan, strategi barunya akan lebih fokus pada inovasi produk dan memperluas operasi bisnis secara online ke depannya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
12 hari lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

12 hari lalu

Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya

13 hari lalu

Pabrik Garmen 30 Tahun di Cimahi Tutup Permanen, Ratusan Buruh Kena PHK Massal

27 hari lalu

Usai Dimediasi Polri-Kemnaker, 134 Buruh yang di-PHK PT Amos Dapat Pesangon Rp12,7 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal