Terdampak Covid-19, Airbus PHK 15.000 Karyawan di Seluruh Dunia

Djairan
Raksasa pabrikan pesawat Airbus SE mengumumkan rencana Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 15.000 karyawan di seluruh dunia. (Foto: AFP)

Airbus harusnya bisa mempertahankan para pekerja, seiring dengan langkah Presiden Emmanuel Macron yang mengumumkan paket 15 miliar euro sebagai dukungan untuk penerbangan. “Jumlah PHK yang diumumkan Airbus berlebihan. Kami berharap Airbus sepenuhnya menggunakan instrumen yang diberlakukan pemerintah untuk mengurangi PHK,” kata pihak Kementerian Keuangan Prancis.

Sementara itu, pemerintah Prancis menyatakan menolak tindakan PHK di perusahaan-perusahaan yang sahamnya dimiliki pemerintah, termasuk Renault SA, Air France-KLM dan sekarang Airbus, meskipun pembenahan diperlukan mengingat goncangan ekonomi.

Sebelumnya, Air France mengumumkan PHK kepada sekitar 7.500 karyawan. Airbus sendiri memiliki sekitar 135.000 karyawan di seluruh dunia, dengan hampir 81.000 karyawan di divisi penerbangan komersial.

Di pihak lain, pesaingnya Boeing memangkas lebih dari 12.000 karyawan di AS. Termasuk 6.770 PHK yang disebabkan grounding pesawat 737 MAX, yang bersaing dengan A320 versi terbaru.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
16 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

20 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

29 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

2 bulan lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal