Tim Pertamina telah menyiapkan rencana alternatif untuk mengamankan pasokan energi ke Palu dan sekitarnya.
“Untuk penyaluran BBM, rencana alternatif suplai akan dilakukan melalui beberapa TBBM yakni TBBM Poso, TBBM Moutong, TBBM Toli-Toli dan TBBM Pare-Pare menyesuaikan kondisi jalur darat yang paling memungkinkan,” jelas Roby.
Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar industri, terutama suplai kepada PLN, TNI dan Polri, alternatif suplai akan diluncurkan melalui TBBM Poso, Moutong, Toli-Toli dan Pare Pare.
Untuk elpiji, alternatif suplai ke Palu rencananya dilakukan melalui Stasiun Pengisian Penyaluran Elpiji Khusus (SPPEK) Tri Ariesta dari Gorontalo dan Depot LPG Makassar dan Terminal LPG Bosowa.
Selain itu, kata Roby, Pertamina juga telah menyiagakan SPPBE alternatif yakni PT Mitra Utama, PT Nubuwwa Saltika, PT Pare Elpiji, dan PT Permata Alam Sulawesi serta pengiriman 150 tabung LPG 50 Kg dari SPPBE Makassar.
Sedangkan untuk Avtur, rencana dilakukan alih suplai ke DPPU Mutiara melalui TBBM Makassar, TBBM Gorontalo dan TBBM Luwuk. Penyaluran rencananya dilakukan melalui bridger (mobil tangki avtur), dengan memperhatikan kondisi akses jalan.