Tesla Tertarik Bangun Sistem Penyimpanan Energi Baterai di Indonesia

Taufik Fajar
Tesla ingin membangun sistem penyimpanan energi (energy storage system/ESS) di Indonesia. (Foto: Ist)

Dia menambahkan, ESS ini juga banyak diminati negara lain karena efisien. "Mereka (Tesla) sebenarnya dari sisi permintaan dengan negara lain sudah sangat tinggi. Namun, mereka ingin kerja sama dengan Indonesia," katanya.

Seto mengatakan, rencana investasi tersebut juga selaras dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang mendorong energi baru terbarukan. Untuk konkretnya, tim Tesla akan menggelar pertemuan dengan holding BUMN tambang.

"Untuk kelanjutan rencana investasi ini, pekan depan Tesla bersama PT Aneka Tambang Tbk, PT Inalum (Persero) juga akan mengadakan pertemuan kembali secara virtual," ucap Seto.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tesla Terancam Bayar Ganti Rugi Besar, Kasus Diskriminasi Rasial Masuk Persidangan

9 hari lalu

Kasus Kematian Pengemudi akibat Autopilot Jadi Sorotan, Tesla Pilih Damai Sebelum Disidang

13 hari lalu

Hore! 4.602 Daerah Tak Terjangkau Listrik bakal Dialiri Energi Terbarukan

27 hari lalu

Wamen ESDM Sebut EBT Bikin Harga Listrik Lebih Murah, Begini Dampaknya ke Industri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal