Tesla Tertarik Produksi Baterai Mobil Listrik di Indonesia, Diskusi Terus Berjalan

Rina Anggraeni
Sebagai produsen nikel terbesar dunia, Indonesia dibidik masuk dalam rantai pasok mobil listrik Tesla. (Foto: AFP)

"Nikel sangat menantang untuk diproduksi dalam skala besar sebagai baterai tahan lama. Australia dan Kanada cukup bagus. Produksi nikel AS jujur saja jelek. Indonesia luar biasa," kata Musk lewat akun Twitter @elonmusk.

Tak hanya itu, Musk membuka peluang memasarkan mobil listrik di Indonesia. "Cukup adil, saya akan bahas bersama tim," katanya.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita sebelumnya mengatakan, Tesla tertarik membangun pabrik di Indonesia. Dia ditelepon oleh perwakilan Tesla yang ingin membangun pabrik baterai lithium.

Menperin akan mengarahkan Tesla membangun pabrik di Batang, Jawa Tengah. Pasalnya daerah tersebut mempunyai kawasan industri yang sangat kompetitif dari sisi lahan hingga upah buruh.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Mobil
7 jam lalu

Debut Dunia! Lepas E4 Resmi Dipamerkan di IIMS 2026, Ini Fotonya

Mobil
8 jam lalu

Debut di IIMS 2026, iCar Gaspol Buka Pesanan SUV Listrik V23

Mobil
17 jam lalu

Suzuki e-Vitara Meluncur di IIMS 2026, Sekali Cas Tembus 428 Km

Aksesoris
3 hari lalu

Populasi Mobil Listrik Naik, Thunder Kembangkan Aki EV di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal