Momentum ini turut menjadi penanda penting bagi perfilman nasional, khususnya dalam upaya menghadirkan karya laga-emosional berkelas internasional yang digarap oleh talenta Indonesia.
Film Timur bercerita tentang prajurit bernama Timur dan timnya yang berjuang menyelamatkan peneliti yang diculik ke hutan lebat. Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata peristiwa Mapenduma pada 1996 silam.
Tak hanya itu, Iko juga ingin membawa kisah persaudaraan yang kuat, penuh emosi, sekaligus memperlihatkan standar baru sinema aksi Indonesia yang menggabungkan kekuatan antara koreografi dan storytelling yang ditampilkan melalui film Timur.
“Lebih dari lima tahun kami bermimpi membangun rumah produksi yang dapat membawakan film-film laga berkelas internasional. Dan akhirnya hari ini kami bisa merilis Timur bersama,” ujar Iko.