Tingkatkan Pendapatan, Twitter Kembali Izinkan Iklan Politik

Viola Triamanda
media sosial Twitter kembali mengizinkan iklan politik. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Twitter dikabarkan kembali mengizinkan iklan politik ditayangkan di platform media sosial milik Elon Musk tersebut, demi meningkatkan pendapatan.  Kabar itu dituliskan oleh Twitter melalui cuitannya di akun @TwitterSafety.

''Kami percaya bahwa periklanan berbasis sebab dapat memfasilitasi percakapan publik seputar topik-topik penting. Hari ini, kami melonggarkan kebijakan iklan kami untuk iklan berbasis prakarsa di AS. Kami juga berencana memperluas iklan politik yang kami izinkan dalam beberapa minggu mendatang,'' bunyi pengumuman Twitter. 

Dalam cuitan itu juga Twitter menyatakan bahwa  kebijakan ini selaras dengan kebijakan iklan yang diterapkan oleh TV dan outlet media lainnya. Sebelumnya, Twitter melarang iklan politik yang antara lain digunakan oleh mantan Presiden AS, Dolad Trump.

Pencabutan larangan iklan politik ini juga membuat kebijakan Twitter dekat dengan  Facebook Meta Platform dan YouTube Alphabet Inc, yang memang diketahui memungkinkan iklan politik. 

Dikutip dari berbagai sumber, melalui emailnya kepada Reuters, Kepala kepercayaan dan keamanan Twitter Ella Irwin menyatakan bahwa Iklan cause-based yang akan diizinkan Twitter adalah iklan yang mengedukasi atau meningkatkan kesadaran tentang isu-isu seperti pendaftaran pemilih, perubahan iklim, atau program pemerintah. 

Sebagai informasi, sejak Elon Musk mengambil alih Twitter, banyak pengiklan perusahaan yang berpaling akibat adanya PHK massal dan kebijakan Elon Musk yang mencabut penangguhan permanen mantan Presiden AS Donald Trump serta juga kebijakan mempercepat fitur verifikasi berbayar yang memungkinkan scammers meniru perusahaan publik di Twitter.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internet
1 hari lalu

Geger! Elon Musk Buka Rahasia Algoritma X, Begini Cara AI Menentukan Isi Feed For You

Bisnis
3 hari lalu

Trump Boyong Miliarder ke China Temui Xi Jinping, Ada Orang Terkaya Dunia hingga Ikon AI

Internasional
3 hari lalu

Daftar 15 CEO AS Diajak Trump ke China, Kekayaaan Gabungan Tembus Rp17.500 Triliun

Internasional
6 hari lalu

Trump Boyong Pengusaha Kelas Kakap AS ke China, Ada Elon Musk hingga Tim Cook

Internet
1 bulan lalu

Geger! Elon Musk Sebut WhatsApp Tidak Bisa Dipercaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal