Tips MotionTrade: Investor Pemula Perlu Kenali RDPU dan Strategi Auto Invest di MotionTrade

Anggie Ariesta
MotionTrade merangkum 3 langkah strategis bagi investor pemula untuk meminimalkan risiko investasi, simak selengkapnya. (Foto: MNC Media)

JAKARTA, iNews.id - MNC Sekuritas merupakan perusahaan efek di bawah naungan MNC Group, yang saat ini mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT MNC Kapital Indonesia Tbk. MNC Sekuritas menyediakan layanan dan jasa perdagangan efek yang lengkap serta didukung dengan aplikasi online trading MotionTrade.

Investasi di pasar modal memang memberikan peluang keuntungan yang menarik, tetapi juga disertai risiko kerugian yang harus dikelola dengan baik. Banyak investor pemula cenderung terlalu fokus pada potensi profit tanpa menerapkan strategi dan manajemen risiko yang tepat. 

Padahal, secara psikologis, kerugian besar biasanya terasa jauh lebih berat dibandingkan keuntungan kecil yang diperoleh secara konsisten.

MotionTrade telah merangkum 3 langkah strategis bagi investor pemula untuk meminimalkan risiko investasi, yaitu:

1. Tentukan Profil Risiko Investasi
Profil risiko merupakan fondasi utama dalam strategi meminimalkan kerugian. Langkah awal ini berfungsi untuk mengenali batas toleransi kerugian pribadi untuk menghindari keputusan emosional.

2. Diversifikasi Portofolio Investasi
Diversifikasi bertujuan untuk meminimalkan dampak kerugian yang berasal dari satu aset investasi. Dengan alokasi portofolio yang tepat, tingkat volatilitas dapat lebih terjaga sehingga membantu investor tetap rasional dalam mengambil keputusan saat pasar berfluktuasi. Inti dari strategi ini adalah membatasi potensi kerugian yang ekstrem demi menjaga keberlanjutan investasi dalam jangka panjang. 

3. Rutin Mengevaluasi Portofolio Investasi
Memantau kinerja portofolio investasi secara rutin sangat penting agar tujuan investasi bisa tercapai. Hal ini membantu investor menyesuaikan strategi jika terjadi perubahan di pasar atau kondisi keuangan. Jika hasil investasi sudah tidak sesuai dengan batas risiko atau target yang ditetapkan, investor perlu melakukan penyesuaian. Sebagai contoh, jika hasil investasi tidak lagi sesuai dengan batas risiko atau target, investor bisa mempertimbangkan untuk menjual sebagian saham dan mengalihkan dana ke instrumen yang lebih stabil.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Bisnis
4 hari lalu

Coba Fitur Reksa Dana di MotionTrade Lite: Investasi Jadi Lebih Mudah!

Bisnis
14 hari lalu

BNI bakal Tebar Dividen Rp13,03 Triliun, Cek Jadwalnya!

Bisnis
15 hari lalu

MNC Sekuritas Ajak Pelajar & Mahasiswa Berkompetisi Trading Virtual, Berhadiah Jutaan Rupiah

Nasional
15 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal