Tokopedia Tunjuk Spesialis Keamanan Siber untuk Selidiki Kebocoran Data

Suparjo Ramalan
CEO & Founder Tokopedia, William Tanuwijaya. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Tokopedia tengah menghadapi kasus kebocoran data yang menimpa 91 juta pengguna. Perusahaan e-commerce lokal tersebut meyakinkan bahwa keamanan data pengguna tetap menjadi prioritas.

"Selama 11 tahun Tokopedia melayani masyarakat Indonesia, kami selalu memberi perhatian lebih kepada sistem keamanan kami," kata CEO & Founder Tokopedia, William Tanuwijaya melalui keterangan tertulis, Selasa (12/5/2020).

Pada 2 Mei lalu, data 91 juta pengguna dicuri oleh pihak ketiga yang mencakup seluruh identitas pengguna, kecuali kata kunci (password). William mengatakan, Tokopedia langsung bertindak cepat dengan memastikan akun dan transaksi tetap terjaga.

"Kami terus pastikan bahwa kata sandi telah dienkripsi dengan enkripsi satu satu arah," katanya.

Selain investigasi internal, kata William, Tokopedia menunjuk institusi independen global yang memiliki spesialisasi di bidang keamanan siber untuk membantu proses investigasi. Kendati demikian, dia tak mengungkapkan identitas institusi tersebut.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bukan PHK, Dasco Sebut 200 Karyawan TikTok-Tokopedia Pilih Ambil Kompensasi

57 tahun lalu

DPR Panggil TikTok-Tokopedia! Dasco: Bukan PHK Massal, Hanya 200 Karyawan Ambil Kompensasi

57 tahun lalu

Diterpa Isu PHK, Tokopedia Justru Buka Lebih dari 100 Lowongan Kerja

57 tahun lalu

Said Iqbal Bakal Datangi Kantor Tiktok Besok, Bahas Suntikan Modal Rp1,5 Miliar Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal