Tolak PHK Pegawai di Tengah Corona, CEO Ini Pilih Tak Gajian

Rahmat Fiansyah
CEO Gravity Payment, Dan Price. (Foto: Ist)

"(Penurunan) itu lebih besar daripada peristiwa 9/11 atau saat Resesi Besar," ucapnya.

Dampaknya, Gravity Payment kehilangan pendapatan 2 juta dolar AS per bulan. Jika kondisi tak kunjung membaik, maka perusahaan akan bangkrut dalam empat hingga enam bulan ke depan.

"Saat kami mengabarkan hal ini kepada pegawai, mereka dengan sukarela menawarkan pemotongan gaji, sehingga kita masih bisa bertahan 8-12 bulan ke depan, tanpa ada PHK satu pun," tuturnya.

Nama Dan populer beberapa tahun lalu setelah memotong gajinya sebagai CEO yang saat itu mencapai 1,1 juta dolar AS untuk menaikkan gaji pegawai. Gaji pegawai Gravity minimal 70 ribu dolar AS per tahun, 75 persen di atas UMR di AS yang sebesar 47 ribu dolar AS.

Kini, 200 pegawainya siap gajinya dipotong sementara sebesar 20 persen di tengah Covid-19. Selain itu, Dan juga memutuskan untuk tidak gajian sementara agar Gravity Payments tetap bertahan.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Health
7 bulan lalu

Vaksin Covid-19 Terbaru Resmi Rilis, FDA Approve! 

Internasional
11 bulan lalu

Ilmuwan Temukan Virus Corona Terbaru Bisa Menyebar seperti Covid-19, Berbahayakah?

Internasional
1 tahun lalu

Muncul Covid Varian XEC yang Jauh Lebih Menular dari Omicron, Apa Saja Gejalanya?

Internasional
2 tahun lalu

Eks Menkes Vietnam Dibui 18 Tahun gara-gara Skandal Suap Pengadaan Alat Tes Covid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal