BANDUNG, iNews.id - Bank bjb Syariah mencatat pertumbuhan laba bersih pada triwulan II tahun 2018 menjadi sebesar Rp18 miliar, atau melebihi target laba sebesar Rp13 miliar.
"Alhamdulillah pada triwulan II kami meraih laba Rp18 miliar. Di akhir tahun, kami rencanakan dapat meraih laba sebesar Rp33 miliar. Semoga di semester II dapat lebih bagus dari semseter I," ujar Direktur Utama bank bjb Syariah Indra Falatehan dalam siaran persnya, Selasa (31/7/2018).
Indra mengatakan, tahun ini bjb Syariah fokus melakukan upaya pemulihan serta mengganti pencadangan. Selain itu, aset bermasalah juga tengah ditangani secara perlahan. Dengan begitu, ekspansi dan pertumbuhan dapat berlangsung terencana.
"Aset yang tidak produktif akan kami hapus buku dan ganti. Kami akan tumbuh di aset yang berkualitas seperti konsumer. Selain itu, kami juga akan fokus pada segmen komersial sebagai pilar kedua dengan melakukan sindikasi," ujar Indra.
Di sisi lain, bank bjb sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) dari bank bjb Syariah membuka kesempatan sebesar-besarnya untuk melakukan kerjasama terkait layanan produk dan jasa. Terlebih, terdapat beberapa segmen bisnis yang tidak saling digarap oleh kedua bank, seperti contohnya produk cicil dan gadai emas.