Utang BUMN Tembus Rp1.640 Triliun, Erick Thohir: Jangan Dipersepsikan Buruk

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: dok iNews)

Dia mengaku geram karena BUMN disebut banyak utang. Padahal pinjaman BUMN merupakan utang produktif. Pada 2021, utang BUMN sebesar Rp1.580 triliun, sedangkan modalnya mencapai Rp4.400 triliun.

"Utang seyogyanya tidak dipersepsikan buruk, karena utang digunakan sebagai modal bisnis dan operasional perusahaan, termasuk BUMN," ungkap Erick Thohir.

Dia mencontohkan, pendanaan yang diberikan bank BUMN untuk UMKM dan Ultra Mikro. Pinjaman tersebut masuk kategori utang produktif, bila dialokasikan untuk usaha. Karena itu, Erick menilai utang tidak selamanya buruk.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ekonom Soroti Pengetatan RAPBN 2027, Defisit Turun tapi Utang Naik

4 hari lalu

BUMN Bahan Peledak Kembali Operasikan Pabrik, Tekan Ketergantungan Impor

6 hari lalu

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut Pelanggaran BUMN, Ini Reaksi KPK

6 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik jadi 453,4 Miliar Dolar AS di Kuartal II 2026, BI Ungkap Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal