Utang BUMN Tembus Rp1.640 Triliun, Erick Thohir: Jangan Dipersepsikan Buruk

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: dok iNews)

Dia mengaku geram karena BUMN disebut banyak utang. Padahal pinjaman BUMN merupakan utang produktif. Pada 2021, utang BUMN sebesar Rp1.580 triliun, sedangkan modalnya mencapai Rp4.400 triliun.

"Utang seyogyanya tidak dipersepsikan buruk, karena utang digunakan sebagai modal bisnis dan operasional perusahaan, termasuk BUMN," ungkap Erick Thohir.

Dia mencontohkan, pendanaan yang diberikan bank BUMN untuk UMKM dan Ultra Mikro. Pinjaman tersebut masuk kategori utang produktif, bila dialokasikan untuk usaha. Karena itu, Erick menilai utang tidak selamanya buruk.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Qodari soal Heboh Pengangkatan Sejumlah Tokoh Jadi Komisaris BUMN

57 tahun lalu

Pemerintah Pangkas 240 BUMN, Tekan Biaya Operasional hingga Tingkatkan Produktivitas

57 tahun lalu

Danantara Ungkap Dugaan Penyimpangan di PT Pos Indonesia usai Dirut Mundur

57 tahun lalu

Genap 120 Tahun, IMI Diminta Dorong Sport Tourism Indonesia Makin Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal