Volkswagen Jual Pabrik Mobil di Rusia Imbas Invasi ke Ukraina

Aditya Pratama
Volkswagen telah merampungkan penjualan pabrik mobil Kaluga dan anak perusahaan lokalnya di Rusia. (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id - Volkswagen telah merampungkan penjualan pabrik mobil Kaluga dan anak perusahaan lokalnya di Rusia. Penjualan ini sekaligus mengakhiri perselisihan berbulan-bulan produsen mobil asal Jerman tersebut dengan otoritas Rusia.

Mengutip Reuters, Volkswagen menjual sahamnya di Grup Volkswagen Rus LLC ke Art-Finance LLC, yang didukung oleh grup dealer mobil Avilon.

Menurut salah satu sumber yang mengetahui transaksi penjualan tersebut, nilai kesepakatan penjualan pabrik Volkswagen mencapai 125 juta euro.

Adapun, transaksi penjualan tersebut meliputi fasilitas produksi di Kaluga, struktur importir yang terdiri dari bisnis distribusi dan purna jual, serta kegiatan pergudangan dan jasa keuangan dengan seluruh karyawannya.

Aktivitas pekerjaan di pabrik Kaluga yang terletak di selatan Moskow itu telah dihentikan sejak Maret 2022 karena invasi Rusia ke Ukraina. Hal ini mendorong negara-negara Barat untuk memberikan sanksi kepada Moskow yang menyebabkan gangguan rantai pasokan.

Pabrik di Kaluga memiliki kapasitas produksi 225.000 kendaraan per tahun dan mempekerjakan lebih dari 4.000 karyawan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
40 menit lalu

Nah, Trump Sebut Dewan Perdamaian Gaza Bisa Gantikan PBB

Internasional
1 hari lalu

Lupakan Perang Ukraina, Trump Undang Putin Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
3 hari lalu

Bripda Rio Kirim Pesan WA saat Jadi Tentara Bayaran Rusia, Isinya Mencengangkan

Nasional
3 hari lalu

Sosok Bripda Rio Anggota Brimob Jadi Tentara Bayaran Rusia, Punya Riwayat Langgar Etik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal