Wall Street Ditutup Melesat Didorong Penurunan Imbal Hasil Treasury AS

Anggie Ariesta
Ilustrasi Wall Street. (Foto: dok iNews)

"Keyakinan bahwa resesi akan datang dan The Fed akan menaikkan suku bunga, dengan harapan bahwa mungkin jeda akan terjadi tahun depan, sekarang masuk ke pasar. Tanpa semua bobot itu, pasar bisa naik lebih tinggi setelah dijual," kata Pavlik. 

Pembalikan kebijakan dari menteri keuangan Inggris Jeremy Hunt terus mendorong sentimen positf dari investor. Saham Eropa memperpanjang reli kebijakan berbalik arah dengan bantuan dari sektor teknologi-ditutup sedikit lebih tinggi hari ini.

Indeks STOXX 600 pan-Eropa (.STOXX) naik 0,34 persen dan indeks saham MSCI di seluruh dunia (.MIWD00000PUS) naik 1,13 persen. Saham pasar berkembang naik 1,50 persen. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang (.MIAPJ0000PUS) ditutup 1,55 persen lebih tinggi, sedangkan Nikkei Jepang (.N225) naik 1,42 persen.

Imbal hasil treasury goyah sepanjang sesi, tetapi telah turun tipis pada bel penutupan. Hasil benchmark 10-tahun terakhir di 3,9922 persen, dari 4,015 persen pada akhir Senin.

Obligasi 30-tahun terakhir naik 1/32 dalam harga untuk menghasilkan 4,0142 persen, dari 4,015 persen pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya. Indeks dolar naik 0,02 persen, dengan euro naik 0,17 persen menjadi 0,9855 dolar AS.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 226 Saham Menguat

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke 6.101, ARKO-CEKA Pimpin Top Losers

57 tahun lalu

471 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 6.116

57 tahun lalu

445 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 6.172

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal