Wamen ESDM Yakin Pasar Ekspor Pertambangan Terbuka Lebar usai RI Gabung BRICS

Suparjo Ramalan
Wamen ESDM Yuliot Tanjung. (Foto: Tangkapan Layar YouTube FMB9ID_IKP)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung meyakini pasar eksporpertambangan Indonesia terbuka lebar usai diterima sebagai anggota penuh blok negara berkembang BRICS. Dia mengatakan Indonesia bisa memanfaatkan peluang tersebut.

“BRICS itu adalah dalam rangka pemanfaatan pasar itu kan untuk pasar ekspor seperti India, China, kan mereka populasinya cukup besar, potensi pasar besar,” ujar Yuliot di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (8/1/2025).

Dia mengatakan, pihaknya tengah mempelajari dampak perekonomian di bidang energi dan pertambangan Tanah Air. Dia belum memerinci lebih lanjut terkait hal itu.

“Lagi kita pelajari dampaknya. Jadi pemerintah secara komprehensif sudah memikirkan,” tutur Yuliot.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia buka suara atas pengumuman Brasil, Senin (6/1/2025), mengenai keanggotaan penuh di kelompok negara berkembang BRICS. Brasil memegang presidensi atau kepemimpin BRICS 2025.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pemimpin Daerah Awards 2026, Menteri Maman Serukan Pergeseran Paradigma UMKM dan Apresiasi Kepala Daerah

3 hari lalu

Buka Pemimpin Daerah Awards 2026, Kepala Bappisus Dorong Penguatan Karakter Bangsa

4 hari lalu

Bukan Cuma Pertalite, Pemerintah Juga Bakal Perketat Pengguna LPG 3 Kg

4 hari lalu

Bahlil Targetkan Pembangunan PLTS 100 GW Dikerjakan Bertahap dalam 3 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal