Wamendag Sebut Minyak Sawit Indonesia Makin Diterima Eropa

Ferdi Rantung
Kemendag menyebut perjanjian ekonomi Indonesia EFTA-CEPA menjadi pintu masuk bagi CPO Indonesia ke Eropa. (Foto: ilustasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia dan European Free Trade Association (EFTA) kini mempunyai perjanjian perdagangan bebas. Negara-negara EFTA terdiri atas Islandia, Liechtenstein, Swiss, dan Norwegia.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengapresiasi negara-negara EFTA yang telah menandatangani perjanjian ekonomi Indonesia-EFTA-CEPA. Perjanjian ini menjadi peluang yang sangat positif terkait penerimaan produk minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) Indonesia. Selama ini, CPO diperlakukan berbeda dengan produk minyak nabati laindi Uni Eropa. 

Wamendag menilai penerimaan EFTA terhadap produk kelapa sawit Indonesia menunjukkan penolakan tidak dilakukan oleh semua negara Eropa. Dia menyebut, beberapa negara saja di Eropa yang kebetulan memiliki pengaruh di parlemen yang menghambat CPO.

“Lietchtenstein, Swiss, Norwegia dan Islandia menambah deretan negara-negara Eropa yang sebenarnya menerima kelapa sawit kita. Kalau kita bertemu dengan pemerintah maupun parlemen di banyak negara Eropa sebenarnya memang menunjukkan sambutan yang positif," kata Wamendag, Sabtu (8/5/2021).

Dengan tren ini, dia optimistis dengan perjuangan menghapus diksriminasi terhadap PO. Dia mendorong negara-negara Uni Eropa harus melihat persoalan sawit dengan obyektif dan proporsional. Kebutuhan minyak nabati semakin besar di seluruh dunia, sehingga tak semua sumber minyak nabati bisa memenuhi kebutuhan dengan efisien seperti sawit.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

Kasus Suap CPO: Ary Bakri Divonis 16 Tahun Penjara, Marcella Santoso 14 Tahun

Nasional
9 hari lalu

Ary Bakri di Sidang Kasus CPO: Saya Bukan Koruptor, Bukan Penikmat Uang Suap

Nasional
9 hari lalu

Advokat Junaedi Saibih Menangis di Sidang Kasus CPO: Saya Bukan Kriminal

Nasional
17 hari lalu

Terbang ke AS, Prabowo bakal Teken Kesepakatan Tarif Dagang dengan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal