Wapres Ma'ruf Amin Harap Impor Daging Sapi Berkurang, Pasok Kebutuhan dari Sulawesi-NTT 

Binti Mufarida
Wapres Ma’ruf Amin saat meninjau proses penyembelihan sapi di Taylor Preston Limited, Ngauranga Gorge, Wellington, Selandia Baru, Kamis (29/2/2024). (Foto: BPMI Setwapres)

WELLINGTON, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berharap impor daging sapi dapat berkurang, salah satunya dari Selandia Baru. Menurutnya, mengatakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, pasokan dari bisa berasal dari Sulawesi, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kita harapkan ke depan kita kurangi impor daging sapi. Kita kan punya wilayah-wilayah yang cukup besar di Sulawesi, Kalimantan, di NTT (Nusa Tenggara Timur), ada padang-padang rumput yang luas,” ujar Ma'ruf di sela-sela meninjau proses penyembelihan sapi di Taylor Preston Limited, Ngauranga Gorge, Wellington, Selandia Baru, Kamis (29/2/2024).

Wapres menambahkan, setiap hari ada 450 sampai 600 ekor sapi yang diekspor dari Selandia Baru, termasuk Wellington itu.

“Setiap hari 450 sampai 600 ekor sapi diekspor ke Indonesia, hanya sebagian kecil untuk dunia, paling banyak saya tanya (diekspor) ke China dan AS,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ma'ruf menuturkan, dari jumlah tersebut, hanya sebagian kecil yang diekspor ke Indonesia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Ma’ruf Amin Jadi Khatib, Pramono-Rano Salat Id di Balai Kota Jakarta

Megapolitan
2 hari lalu

Pramono-Rano Salat Idulfitri di Balai Kota, Ma'ruf Amin Jadi Khatib

Nasional
19 hari lalu

Momen Prabowo Makan Malam Kebangsaan Bareng Mantan Presiden hingga Ketum Parpol

Nasional
19 hari lalu

Prabowo Undang Jokowi hingga SBY ke Istana, Dasco: Ingin Dengar Masukan terkait Kondisi Geopolitik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal