Wow, Kemacetan di Jabodetabek Bikin Rugi Rp71,4 Triliun Setiap Tahun

Giri Hartomo
Kemacetan Jakarta

"Dari studi World Bank, kerugian ekonomi di Jabodetabek akibat kemacetan yang paling luar biasa, yaitu Rp71,4 triliun per tahun akibat pemborosan bahan bakar dan waktu yang hilang," ujar Polana.

Dia menguraikan, pemborosan BBM yang terjadi akibat kemacetan di 6 kota metropolitan mencapai 2,2 juta liter BBM per hari. Sedangkan waktu yang terbuang karena kemacetan di 6 kota metropolitan ini mencapai 6 juta jam per harinya. 

Selain itu, kemacetan juga berakibat kepada kerusakan lingkungan yang juga menjadi bagian dari kerugian lainnya. Apalagi, transportasi menjadi penyumbang terbesar kedua emisi gas rumah kaca di sektor energi.

"Akibat berikutnya terjadi pemborosan BBM dengan 2,2 juta liter per hari di 6 kota metropolitan. Dan yang paling penting bagi masyarakat adalah kehilangan waktu. Nilai waktu menjadi sangat mahal. Nilai waktunya hilang 6 juta jam per hari di 6 kota metropolitan," tutur Pola.

Atas dasar itu lah, lanjutnya, Kemenhub menyiapkan program layanan bus Buy The Service (BTS). Layanan bus BTS ini sudah tersedia di beberapa kota dari mulai Yogyakarta, Surakarta, Denpasar, Medan hingga Palembang dan akan dilanjutkan ke wilayah Jabodetabek yang dimulai dari Bogor. 

Dengan adanya pemberian BTS ini, manfaat yang dirasakan dengan danyalayanan BTS dimana nanti bus memiliki SPM akan menarik masyarakat yang biasanya menggunakan kendaraan pribadi ke angkutan umum. Dengan berkurangnya kendaraan pribadi waktu tempuh akan berkurang," ujar Polana. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Megapolitan
5 tahun lalu

Urai Kemacetan, Polisi Berlakukan One Way di Jalur Puncak Bogor arah Jakarta

Megapolitan
2 hari lalu

Transjakarta Rute Blok M-Bandara Soetta Segera Beroperasi, Tarif Hanya Rp3.500

Megapolitan
5 hari lalu

Waspada! BMKG Prediksi Jabodetabek Diguyur Hujan Sedang-Lebat hingga 5 Februari

Destinasi
9 hari lalu

Tak Lagi Jauh, Tanjung Lesung Jadi Primadona Wisata Baru Jabodetabek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal