Zulhas Sebut Tak Ada Bahan Impor di Program Makan Bergizi Gratis, Kecuali Susu

Suparjo Ramalan
ilustrasi susu dalam program makan bergizi gratis sebagian diimpor (Foto: Freepik)


Sedangkan warga di Pulau Jawa cenderung mengkonsumsi telur, tempe, dan tahu. Sehingga dalam program MBG pemerintah tetap mempertimbangkan karakter tersebut. 

“Yang lain disesuaikan dengan pangan di daerah. Misalnya kalau di tempat saya, di Lampung itu orang sukanya makan ikan. Tempe-tahu orang Lampung mungkin nomor 2. Tapi di Jawa mungkin orang perlu telur, tempe, dan tahu. Tapi kalau di Kalimantan mungkin perlu dilihat lagi,” katanya.

Sebagai informasi, program MBG resmi dimulai hari ini, Senin (6/1/2025) salah satunya di SD Negeri 15 Slipi, Jakarta Barat. Di sekolah tersebut, tak ada susu dalam makanan yang dibagikan kepada para siswa.

Padahal susu jadi salah satu kebutuhan anak-anak yang sempat jadi pembahasan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat berkampanye pada Pilpres 2024 lalu.

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Dedek Prayudi mengatakan, dalam menu program MGB tidak harus ada susu.

Menurutnya yang terpenting, gizi dan protein untuk anak tercukupi dengan menu lainnya seperti daging, sayuran, dan susu. Namun tidak menutup kemungkinan juga, ada susu di menu MGB hari berikutnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, Ini Syaratnya

3 hari lalu

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Layanan Difokuskan ke Wilayah 3T

3 hari lalu

BGN Hentikan Sementara 1.276 SPPG, 654 Dapur Terancam Ditutup Permanen

4 hari lalu

Kementan Targetkan Produksi Susu Nasional Naik Mulai 2027, Kejar Swasembada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal