Tekanan Utang, Bank Sentral China Ingatkan soal Minsky Moment

Ranto Rajagukguk
Gubernur Bank Sentral China Zhou Xiaochuan (Foto: Reuters)

Dana Moneter Internasional (International Monetary Funding/IMF) memperkirakan, total utang sektor keuangan non-finansial China akan meningkat menjadi hampir 300% dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2022, naik dari 242% tahun lalu.

Zhou juga mengatakan bahwa rentang perdagangan nilai tukar Yuan bukanlah isu utama saat ini. Lebar arus pita Yuan saat ini jarang menghambat penawaran dan permintaan.

Bank sentral mempertimbangkan pelebaran pita perdagangan Yuan setelah kongres Partai Komunis ke-19. Bank Sentral China juga dapat memperluas kisaran perdagangan Yuan untuk memungkinkannya naik atau turun 3% terhadap dollar dari tingkat suku bunga harian yang ditetapkan.

Pasar valuta asing saat ini stabil. Pan Gongsheng, kepala regulator valas menambahkan bahwa penawaran dan permintaan di pasar valuta asing pada dasarnya seimbang. Pan memperkirakan nilai tukar Yuan memiliki landasan yang lebih stabil setelah kongres Partai Komunis ke-19.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Mobil
2 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
7 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
12 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal