2 Perusahaan Ini Listing di Bursa setelah Libur Panjang Lebaran

Cahya Puteri Abdi Rabbi
BEI akan kedatangan dua perusahaan tercatat baru pascalibur panjang Hari Raya Idul Fitri 1445 H. (Foto: SINDO)

Selanjutnya, dana sebesar 39,68 persen akan digunakan untuk capex head office, yang dialokasikan untuk pembelian kendaraan sebanyak 15 unit truck di antaranya, enam unit truk wing box, lima unit dump truck, dua unit Fuso, satu unit tangki dan satu unit arm roll. Selain itu, perseroan juga akan membeli peralatan mesin yang akan dibeli dari pihak ketiga. Transaksi ini dilakukan 1 bulan sejak dana IPO diterima.

Perusahaan kedua yang akan listing di BEI adalah PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk. Perseroan bergerak di bidang survei spesialis multi-disiplin global, dan memberikan solusi untuk sektor minyak dan gas, energi dan energi terbarukan, dan infrastruktur kelautan.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan menawarkan sebanyak 1,20 miliar saham atau 19,36 persen dari modal ditempatkan dan disetor. Bersamaan dengan IPO, perseroan juga akan menerbitkan 1,74 miliar Waran Seri I atau sebanyak 34,80 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga pelaksanaan Rp300. 

Sebesar 36,74 persen dari dana hasil IPO akan digunakan untuk  pembelian peralatan guna menunjang kegiatan operasional perseroan. Perseroan akan membeli peralatan tersebut dari PT Geosat Survei Indonesia.

Sedangkan sisanya akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja seperti biaya instalasi peralatan, biaya sewa peralatan, biaya dukungan teknis, pekerjaan pengawasan dan supervisi teknis, biaya tenaga ahli, biaya penelitian dan survei, biaya perlengkapan survei, biaya transportasi dan akomodasi, biaya pemeliharaan, biaya sewa, gaji karyawan dan lain-lain.

Kedua perusahaan tersebut dijadwalkan melantai di BEI pada 16 April 2024 mendatang. PT Multi Hanna Kreasindo Tbk akan tercatat dengan kode MHKI dan PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk akan tercatat dengan kode ATLA. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Sepekan Melemah 0,35 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp10.287 Triliun

57 tahun lalu

BEI Tetapkan Susunan Direksi Baru usai RUPST, Ini Susunannya

57 tahun lalu

BEI Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp1,07 Triliun

57 tahun lalu

OJK Minta Direksi BEI Baru Lanjutkan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal