4 Tips Atur Keuangan bagi Tenaga Kerja Lepas

Djairan
Memiliki penghasilan tidak tetap, layaknya pegawai atau tenaga kerja lepas, tentu punya pola pengaturan keuangan yang berbeda. (Foto: Shutterstock)

Anjuran dari Tiffany Aliche, pakar keuangan pribadi dan pendiri The Budgetnista mengatakan, salah satu formula agar pendapatan Anda digunakan pada porsi yang tepat adalah dengan metode 50-20-30. Metode ini membagi pendapatan Anda menjadi tiga kategori, 50 persen untuk pengeluaran tetap, 20 persen untuk tujuan/tabungan keuangan jangka panjang, sedangkan 30 persen sisanya  untuk pengeluaran fleksibel. Ini akan menghindari dari pemborosan, serta membantu untuk mulai teratur dalam menggunakan uang, meskipun pendapatan tak menentu.

Pisahkan Uang untuk Mengetahui Kemampuan Finansial

Terkadang Anda perlu memisahkan uang untuk melihat apa yang sebenarnya dimiliki, kata Aliche. Dia merekomendasikan memiliki banyak akun yang didedikasikan untuk tujuan tertentu. Dapat dilakukan dengan memiliki akun terpisah untuk tagihan, serta beberapa rekening tabungan. “Saya benar-benar percaya membagi rekening tabungan ke beberapa akun membuat tujuan besar menjadi terarah. Saya memiliki tabungan rumah, tabungan mobil, dan juga tabungan pesta,” kata Aliche.

Namun, jika harus membuat banyak akun tabungan mungkin saja akan membuat Anda kewalahan, maka Anda bisa berkomunikasi dengan pihak bank/penyedia untuk dapat memiliki rekening sub-tabungan, daripada harus membuka rekening terpisah.

Simpang Uang Sebanyak Mungkin

Dengan jumlah penghasilan yang selalu beruba-ubah/tidak pasti, maka akan menjadi godaan berat saat Anda mendapatkan bonus yang besar. Banyak orang lebih memilih memuaskan keinginannya untuk berbelanja banyak barang yang bahkan itu tidak dibutuhkan. Padahal jumlah pendapatan berikutnya belum diketahui pasti.

Penyimpang uang bisa bercermin pada hidup seekor tupai. Ketika ada gundukan biji kacang di musim gugur, tupai cenderung bekerja paling keras dan mengumpulkan sebanyak mungkin yang bisa didapatkan. Manusia cenderung melakukan yang sebaliknya, kata Aliche. "Ketika uang mengalir masuk, kita kebanyakan cenderung menghabiskan paling banyak," kata dia. Untuk itu, Anda harus dapat melakukan sebaliknya, jadilah seperti tupai di mana ketika memiliki uang atau bonus yang benar-benar mengalir masuk atas kerja keras, maka menabunglah paling banyak.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

PBB Terancam Bangkrut, Kemlu: Kita Telah Melaksanakan Kewajiban Kita

Nasional
23 hari lalu

KSSK Lapor Kondisi Keuangan RI Tetap Terjaga di Akhir 2025  

Bisnis
23 hari lalu

BCA Bukukan Laba Bersih Rp57,5 Triliun di 2025

Bisnis
1 bulan lalu

Persiapan Pensiun Jadi Lebih Mudah dengan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal