Untuk cicilan bisa dialokasikan sebesar 30%. Sementara untuk kamu liburan boleh menyisihkan 5% dari gajimu dan sisanya untuk keperluan yang lain.
2. Hindari Hutang Konsumtif
Hindari hutang konsumtif habis gajian. Biasanya ketika baru gajian ada hasrat untuk memenuhi keinginan kita bukan kebutuhan. Tanpa sadar kita menggunakan fasilitas kartu kredit atau mengambil dari anggaran gaji untuk hal konsumtif.
Hutang sebenarnya diperbolehkan. Namun alangkah baiknya berhutang untuk kepentingan produktif. Misalnya berhutang untuk membuka usaha sampingan. Dari hasil pendapatan itu kita dapat membayar hutang-hutang.
3. Tabungan dan investasi
Satu hal yang penting buat kamu adalah mempunyai rencana investasi atau menabung. Alokasikan 15% dari gajimu untuk berinvestasi. Investasi dilakukan untuk mengembangkan jumlah uangmu. Sementara menabung digunakan sebagai dana cadangan apabila ada keperluan mendesak yang harus segera dibayarkan.
4. Siapkan dana Darurat
Hampir mirip seperti tabungan. Namun dana darurat betul-betul dikeluarkan saat kamu sudah tidak memegang uang atau bahkan tabunganmu habis. Pada tahun 2020-2021, saat pandemi melanda orang banyak yang kewalahan dalam menjalani hidup. Karena ketika itu tak sedikit perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).